D E P A R T E M E N   P E N D I D I K A N   N A S I O N A L
 
http://www.padatiweb.depdiknas.go.id    

I N F O
  P  r  o  f  i  l

  S t a t i s t i k
    Taman Kanak-kanak / RA
    Sekolah Dasar / MI
    Sekolah Menengah Pertama / MTs
    Sekolah Menengah Atas / MA
    Sekolah Menengah Kejuruan
    Perguruan Tinggi

  I n d i k a t o r

  Sensus Pendidikan
 

EDU - OLAP
SIG (Sistem Informasi Geografis)
DOWNLOAD
FORMULIR SEKOLAH

  Taman Kanak-kanak / RA (LI-TK)
    (xls, 191 kb)
  Sekolah Dasar / MI (LI-SD/MI)
    (xls, 246 kb)
  Sekolah Menengah Pertama / MTs (LI-SM)
    (xls, 312 kb)
  Sekolah Menengah Atas / MA (LI-SM)
    (xls, 316 kb)
  Sekolah Menengah Kejuruan (LI-SM)
    (xls, 306 kb)

APLIKASI PADATIWEB  3.4.1.181209

  PadatiWEB versi Pack
    (exe, 50,1 mb)

  Patch PadatiWEB 3.4.1.1
    (exe, 9,99 mb)

 
     P  R  A  K  A  T  A

Dalam alam globalisasi yang serba cepat ini, kabijakan-kebijakan pembangunan pendidikan harus segera menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan perubahan yang serba cepat pula. Dengan demikian, perilaku tata kelola pemerintahan dalam pengambilan keputusan, perencanaan, implementasi, dan penilaian kebijakan pendidikan memerlukan dukungan data dan informasi yang akurat, tepat guna, dan tepat waktu. Untuk menjawab tantangan inilah Pangkalan Data dan Informasi Pendidikan berbasis Web (PadatiWeb) dikembangkan.

Prof. Dr. Mansyur Ramly, Ka. Balitbang Depdiknas

 

Check Hasil Upload
 

EDU-OLAP

Educational OnLine Analysis Processing, merupakan alat bantu analisis pendidikan yang disajikan dalam bentuk peta dan diagram sehingga  memudahkan masyarakat maupun pengamat pendidikan untuk membaca serta  memberikan tanggapan terhadap kebijakan pendidikan.

 Analisis Matematik

  Analisis Statistik

  Analisis Spasial

 
 

Road Show

Bahan Road Show Menteri Pendidikan Nasional Tahun 2005 - 2006

 
 

Sistem Informasi Geografis

Dua sudut pandang dalam melihat pendidikan, yaitu fungsi pembinaan pendidikan dan pendidikan sebagai fungsi pelayanan bagi masyarakat. Pada pembinaan pendidikan terkait dengan administrasi pengelolaan pendidikan yang terpaku dalam batas-batas administrasi suatu pemerintahan, karena berhubungan langsung dengan pembinaan setiap sekolah (dan attributnya: Murid, Sarana-prasarana, Guru, Kurikulum dll) sebagai lembaga pendidikan.

Pendidikan sebagai fungsi pelayanan masyarakat yang sangat terkait dengan sifat dan kondisi masyarakat itu sendiri, akan lebih baik jika dilihat secara spasial (keruangan) yang luas tidak terpaku pada batas administrasi pemerintahan, karena dimungkinkan bahwa permasalahan pendidikan yang muncul disuatu daerah disebabkan oleh kondisi daerah lain.